Terinspirasi dari Yesaya 64:1-9; Mazmur 80:1-7, 17-19; 1 Korintus 1:3-9; Markus 13:24-37 Yesaya mengakui bahwa TUHAN begitu peduli pada umat-Nya. Keajaiban-keajaiban ilahi dialami oleh umat-Nya sewaktu membutuhkan pertolongan. Tetapi Yesaya mengaku bahwa kebaikan TUHAN justru sudah ditanggapi dengan sikap tidak tahu diri. Umat sudah memilih apa yang jahat, sehingga mereka mengalami kehancuran karena pilihan bodoh…Lainnya
Cekatan memilih pemimpin
Terinspirasi dari Mazmur 80:1-8, 18-20; Mikha 2:1-13; Matius 24:15-31 Pemazmur tahu, bahwa TUHAN Allah Semesta Alam, menghadirkan orang-orang pilihan-Nya yang akan memimpin umat dalam pergumulan. Pemazmur menyebut ada satu sosok yang bernama “anak manusia” yang telah Allah jadikan jaya bagi-Nya sendiri. Inilah sosok Mesias, Dia yang diurapi Allah dan menyatakan kuasa kasih Allah dengan sempurna…Lainnya
Hidup tidak selalu mudah
Terinspirasi dari Mazmur 80:1-8, 18-20; Zakharia 14:1-9; 1 Tesalonika 4:1-18 Ada kalanya TUHAN Allah Semesta Alam menghendaki pembelajaran hidup yang tidak mudah bagi umat-Nya. Doa-doa yang dipanjatkan umat serasa tidak dijawab. Kesedihan seolah diabaikan-Nya. Tetapi ketimbang putus asa, lebih baik meratap sambil berharap. Demikianlah Pemazmur mengajak umat berseru kepada-Nya: Ya Allah Semesta Alam, pulihkanlah kami,…Lainnya
Ketekunan orang-orang kudus
Terinspirasi dari Mazmur 80:1-8, 18-20; Zakharia 13:1-9; Wahyu 14:6-13 Mengingat pemeliharaan Allah pada masa silam, acap kali dapat membangkitkan pengharapan untuk tetap percaya kebaikan-Nya yang menolong pada masa kini. Dalam penderitaan sebagai bangsa terjajah, Pemazmur merindukan wajah Allah yang bersinar, bukan yang menghardik. Pemazmur dan umat memohon kepada Allah demikian: Ya Allah, pulihkanlah kami, buatlah…Lainnya
Mendengar suara Anak Manusia
Terinspirasi dari Mazmur 7; Yehezkiel 33:7-20; Yohanes 5:19-40 Yehezkiel sebagai nabi Allah mendapat tugas yang unik sebagai “penjaga” umat Israel. Yehezkiel yang dipanggil dengan sebutan “anak manusia”, diperintahkan Allah untuk mengingatkan orang yang jahat supaya bertobat. Jika Yehezkiel tidak mau mengingatkan orang yang jahat supaya bertobat, sehingga orang itu lalu mati dalam kesalahannya, Allah akan…Lainnya
Linen halus orang-orang kudus
Terinspirasi dari Mazmur 7; Ester 8:3-17; Wahyu 19:1-9 Tidak selamanya hidup selalu damai. Terkadang perselisihan dapat saja muncul. Benturan antar kepentingan dan kebutuhan menunggu tanggapan mencapai solusi. Pemazmur mengalami itu. Namun dia tidak menanggapi dengan sembarangan. Sebab baginya Allah adalah Hakim yang adil. Dalam bagian ratapannya kepada Allah, dia berharap: Biarlah berakhir kejahatan orang fasik,…Lainnya
Kristus tetap setia
Terinspirasi dari Mazmur 7; Ester 2:1-18; 2 Timotius 2:8-13 Mengimani Allah sebagai Hakim yang adil, yang akan menindak setiap perilaku kejahatan yang hendak menghancurkan tatanan ciptaan-Nya, akan memberikan penghiburan suci bagi yang percaya kepada-Nya. Setidaknya demikianlah yang dihayati oleh Pemazmur. Dalam ratapan karena ketidakadilan yang sedang dialaminya, Pemazmur mengungkapkan: Aku hendak bersyukur kepada TUHAN karena…Lainnya
Dipimpin-Nya untuk peduli
Terinspirasi dari Yehezkiel 34:11-16, 20-24; Mazmur 95:1-7a; Efesus 1:15-23; Matius 25:31-46 Salah satu keunikan umat Israel pada zaman Alkitab adalah penghayatan iman bahwa Allah terlibat aktif memimpin perjalanan hidup mereka secara langsung. Walaupun memiliki pemimpin-pemimpin seperti imam, nabi, hakim dan raja, Allah tetap menjadi pemimpin sejati bagi mereka. Allah menggambarkan diri-Nya dengan berbagai sosok yang…Lainnya
Pelaku kehendak Allah
Terinspirasi dari bacaan Alkitab dalam Mazmur 95:1-7a; Yesaya 44:21-28; Matius 12:46-50 Ungkapan syukur dan terima kasih kepada TUHAN adalah bagian yang selalu kentara dalam hidup Pemazmur. Semua yang diciptakan TUHAN terbukti sudah menjadi daya dukung bagi hidupnya. Sujud sembah dalam bakti ibadah kepada TUHAN menjadi ungkapan kerendahan hati yang ia imani akan membuka pembaruan hidup…Lainnya
Tidak akan ada lagi yang terkutuk
Terinspirasi dari bacaan Alkitab: Mazmur 95:1-7a; 1 Tawarikh 17:1-15; Wahyu 22:1-9 Pemazmur mengajak umat ingat bahwa Pelindung yang sejati adalah TUHAN. Walaupun ada pengakuan kekuatan kuasa ilah-ilah oleh orang-orang yang ada di sekitar hidup Pemazmur, TUHAN tetap menjadi Raja yang besar di atas mereka semua. Semesta diciptakan-Nya. Bukan hanya mencipta, TUHAN juga memelihara apa yang…Lainnya
