Beriman tidak sulit bagi yang rendah hati

Terinspirasi dari Mazmur 126; Habakuk 2:1-5; Filipi 3:7-11 Hidup beriman tidak pernah lepas dari ungkapan syukur. Pemazmur mengimani bahwa TUHAN adalah Allah yang bertindak dalam kenyataan hidup yang ia dan bangsanya alami. Setiap pengalaman pemulihan dari TUHAN patut disyukuri dengan hati yang penuh sukacita. Pemazmur berkata: TUHAN telah melakukan perbuatan besar kepada kita, maka kita…Lainnya

Pujian bagi Allah

Kesadaran untuk percaya dan menerima bahwa kuasa Allah itu tidak pernah salah dan kalah akan membuat kita teguh berpijak pada kehendak kasih-Nya yang membuat kita selamat. Lainnya

Kerendahan hati mengawali kebaruan hidup

Istilah “hidup baru” tidak asing bagi orang Kristen. Memang ada beberapa argumen tentang kapan dimulainya. Ada yang berpendapat sekali seumur hidup. Ada juga yang memilih untuk menghayatinya terjadi berulang-ulang dalam hidup. Namun intinya tetap sama. Ada perubahan cara pandang hidup karena kekuatan kuasa kasih Allah melalui karya Yesus Kristus. Pengajaran kitab suci menegaskan bahwa perubahan…Lainnya

Rekonsiliasi butuh kerendahan hati

Jika karena tinggi hati lahirlah segala macam kebencian, dosa dan kejahatan maka karena kerendahan hati, bertumbuhlah berbagai bentuk kasih sayang, rekonsiliasi dan kebaikan. Semua orang pernah mengalami perseteruan. Entah dengan sesama manusia, dengan sesama ciptaan bahkan dengan Allah sendiri.Tidak ada kebahagiaan dalam perseteruan. Kebinasaan adalah puncak dari proses perseteruan yang tidak terobati. Lalu apa obat…Lainnya

Kerendahan hati mempertajam kepekaan rohani kita

Sahabat saya, seorang perempuan. Dia pernah mengungkapkan bahwa perempuan punya kelemahan yang menurutnya menjengkelkan. Berangkat dari pengalamannya sendiri dia mengatakan acap kali perempuan sedikit memberikan apresiasi kepada sesama perempuan. Kecenderungannya, malah seperti ada semacam persaingan yang saling melemahkan satu sama lain. Mendengar itu, awalnya saya terdiam lalu segera merespons dia dengan mengatakan: “Laki-laki juga punya…Lainnya