Jika kita memanggil Allah sebagai Bapa, bahkan acap menghayati rahmat-Nya sebagai seorang Ibu bagi kita, itu semua adalah bahasa iman. Kita tidak dapat memahami Allah seutuh-utuhnya dengan logika dan ilmu kita belaka. Apa yang sudah dilakukan-Nya itulah yang membuat kita menghayati dan memberi makna perjumpaan kita dengan-Nya itu dengan menggunakan bahasa penggambaran. Kristus sudah menolong…Lainnya
Kasih-Nya menjangkau semesta
Allah yang kita sembah bukanlah Allah yang kuasa pemeliharaan-Nya bersifat lokal saja. Sebab jika seperti itu, maka Allah akan dihayati sama seperti berhala. Para penyembah berhala mengimani kuasa ilahi yang terbatas untuk suku dan wilayah tertentu saja. Padahal kekuasaan dan keputusan kasih Allah itu berlaku di seluruh dunia. Sebagaimana Allah menciptakan alam semesta, demikian juga…Lainnya
Berubah itu pasti, tetapi ke arah mana?
Tidak selalu apa yang sudah menjadi keputusan kita dapat bertahan selamanya. Pasti ada satu waktu pendirian kita dapat saja berubah. Jika perubahannya berwujud dalam hidup yang semakin menunjukkan dampak baik, namanya pertobatan. Tetapi jika perubahannya membuat kehadiran kita menjadi masalah bagi sesama ciptaan Allah, rasanya kita sudah jatuh ke dalam pencobaan. Semua orang akan mengalami…Lainnya
Mencari Tuhan
Spiritualitas memang susah-susah gampang. Susah karena sebagian besar kita menjumpai perkara materi dalam hidup kita. Gampang, karena dengan melatih kepekaan spiritual kita menjadi tersadar bahwa Allah ada sangat dekat dengan kita. Sedari semesta ini diciptakan dan sampai selama-lamanya Allah tetap selalu ada. Dia adalah yang sudah dan yang akan selalu ada. Menghidupi kehidupan spiritual itu…Lainnya
Surga dan bumi tidak jauh
Karena Tuhan Yesus Kristus, surga dan bumi tidak lagi begitu jauh. Seperti doa yang diajarkan Kristus, kita memohon supaya kehendak Allah nyata di bumi seperti di surga. Apa yang Kristus lakukan di dunia ini sampai sekarang ini melalui kehadiran Roh Kudus dan Firman-Nya membuat kita mengalami kasih Bapa yang penuh anugerah. Allah memelihara kita dengan…Lainnya
Terima kasih Tuhan
Katanya sebagian besar orang paling jarang mengucapkan tiga kata ini: “tolong, maaf dan terima kasih”. Tiga kata yang amat terkait dengan relasi hidup. Jika selama ini ketiga kata ini dengan lega kita ucapkan tanpa beban, mungkin saja kita sudah belajar banyak tentang makna ketulusan dan kerendahan hati serta pengakuan, bahwa pada dasarnya kita tidak pernah…Lainnya
Lihatlah kebaikan Tuhan
Negative thinking itu toxic. Tidak ada faedahnya sama sekali. Memang ini beda-beda tipis dengan kewaspadaan. Kalau waspada itu membangun. Tetapi pikiran yang negatif itu ibarat membanjiri ruangan bersih dengan sampah yang kotor. Namun namanya pikiran kadang susah dikendalikan. Acapkali pikiran yang negatif mungkin saja dapat menyambangi kita kapanpun dan dimanapun. Oleh sebab itu, memang selalu…Lainnya
Kasih tidak pernah berakhir
Kita tahu bahwa setelah berjumpa dengan Kristus yang dibangkitkan Allah, hidup Rasul Paulus berubah drastis. Pikiran dan hatinya terbuka dan tercerahkan bahwa memang benar adanya bahwa Yesus dari Nazaret adalah Mesias yang dijanjikan Allah. Kematian tidak menguasai Kristus. Kuasa kasih-Nya mengalahkan kuasa dosa. Oleh sebab itu Paulus tidak ragu lagi untuk memiliki keinginan besar supaya…Lainnya
Doa itu menguatkan
Berdoa berbeda dengan membatin. Sebab membatin itu cenderung menjadi self talk. Sedangkan berdoa adalah spiritual talk. Maksudnya, dengan iman kita percaya bahwa Allah mendengarkan apa yang sedang kita doakan. Berdoa juga bukan sekedar membicarakan apa yang hendak kita utarakan kepada Allah. Dalam kekhusukan dan ketulusan hati, dengan berdoa, pelan-pelan kita mampu mendengar suara Allah yang…Lainnya
Firman-Nya menolong kita menjaga diri
Agama semestinya mencegah tindakan kekerasan dan bukan mengadakannya. Memang ada tafsiran-tafsiran terhadap kitab suci yang sepertinya melegalkan kekerasan. Tetapi itu hanya tafsiran. Sebuah upaya manusia mencermati maksud utama dari pesan kitab suci itu. Sejatinya setiap kitab suci membuat para pembacanya menghadirkan damai dan sejahtera. Tanpa kitab suci, manusia sudah mahir melakukan kekerasan. Jadi jika ada…Lainnya
