Dia yang tegas namun lembut

Mengambil sikap tegas maupun sikap lunak dalam hidup butuh kebijaksanaan. Kepada siapa dan terhadap apa kita tunjukkan, bagaimana bentuknya dan berapa lama waktunya. Kecermatan dalam melakukan pilihan ini, berbuahkan pada pembaruan kualitas hidup. Sebaliknya, kecerobohan dalam memilih, cenderung menghasilkan penyesalan dalam hidup pada akhirnya. Karena keadilan-Nya yang membangun hidup, Allah menghukum jika umat-Nya mengambil pilihan…Lainnya

Tinggikanlah Tuhan

Pasti ada yang kita hormati dan dengarkan serta memberikan pengaruh begitu besar bagi hidup kita. Mereka-mereka yang dengan kesadaran penuh kita tempatkan dalam posisi yang lebih tinggi dari kita. Dalam sikap mempercayakan diri pada mereka atau orang itu, pengaruh-pengaruh yang mereka atau dia berikan ikut membentuk pola pikir, perasaan dan tindakan hidup kita. Baik dalam…Lainnya

Koreksi itu suci

Koreksi itu bagian dari belajar. Tanpa koreksi kita tetap pada kekeliruan dan kesalahan yang menyusahkan hidup. Memang tidak semua orang mudah menerima koreksi. Tetapi upaya koreksi tidak boleh berhenti dilakukan. Tentu upaya koreksi itu harus dilakukan dengan kasih sayang. Sebab pasca koreksi, setiap orang butuh pendamping yang sabar supaya pilihan sikap baru yang dijalankannya, menjelma…Lainnya

Pengharapan adalah kekuatan yang besar

Mazmur 38:16 Dunia tidak selebar daun kelor. Diri kita yang kompleks ini, tidak sesempit apa yang sanggup kita pikirkan dan rasakan saja. Salah satu kelebihan kita sebagai pribadi yang utuh adalah kemampuan untuk menganalisa, membatin dan merencanakan. Keadaan yang rumit dalam hidup dapat saja menjadi sarana bagi kita untuk semakin cakap mengelola apa yang menjadi…Lainnya

Keinginan dan keluhan diketahui-Nya

Dalam permasalahan relasi, pasti ada yang kita inginkan dan keluhkan. Ada sesuatu yang membuat kita tidak nyaman dan puas. Ada sesuatu yang semestinya terjadi tetapi tidak terjadi seperti yang kita inginkan. Situasi itu memicu keluhan dan rasa tidak puas kita. Tanpa intervensi yang suci, kita dapat hilang pengharapan. Masalah relasi yang kita hadapi dapat berakhir…Lainnya

Murah hati

Murah hati itu mahal. Maksudnya, tidak semua orang mau memilihnya. Padahal mampu. Menjadi murah hati memang membutuhkan modal kasih yang besar. Orang yang murah hati adalah orang yang berbelas kasihan dan mau mencermati kebutuhan orang lain, dengan membayangkan “bagaimana jika saya ada di posisinya dia”.  Kita yang mengikuti Kristus, mengenal Allah Yang Maha Tinggi sebagai…Lainnya

Berhenti marah

Marah adalah bagian dari emosi umum kita. Allah ciptakan kita dengan kemampuan untuk marah. Tuhan Yesus pernah marah. Sewaktu bait Yerusalem kehilangan makna aslinya sebagai rumah doa karena penukaran koin dan perdagangan hewan kurban, Yesus marah sekali. Kemarahan adalah bagian dari ekspresi pernyataan pesan melalui bahasa tubuh, lisan maupun tulisan yang dapat dilakukan siapa saja.…Lainnya

Allah bertindak

Sulit bagi seorang dokter untuk memeriksa, memberikan advis medis dan terapi pemulihan kesehatan, jika dia tidak mendapatkan kepercayaan dari pasiennya. Adalah hak pasien untuk memilih dokter memang, tetapi juga adalah kewajiban pasien untuk percaya dan berserah pada pertolongan dokter yang dipilihnya demi pemulihan kesehatannya. Sang Pemazmur bersaksi, bahwa berserah kepada Allah yang tindakan kasih-Nya terbukti…Lainnya

Gembira karena-Nya

Mood atau dalam bahasa Indonesia, suasana hati, biasanya mempengaruhi pikiran dan semangat kita dalam melakukan sesuatu. Jika suasana hati senang pikiran jadi jernih. Apa yang kita lakukan bukan saja selesai dengan baik tetapi bahkan ada nilai lebihnya. Begitulah kenyataan diri kita. Utuh dan kait mengait antara pikiran, hati dan tindakan. Pemazmur menemukan kebahagiaan dirinya bersama…Lainnya

Kelola kepedulian

Barangkali tidak keliru kalau kita katakan bahwa kedalaman kualitas spiritualitas seseorang itu pada akhirnya dapat dikenali pada bagaimana cara orang itu memperlakukan sesama ciptaan Allah. Pengalaman spiritual bersama Kristus pasti akan merombak bagaimana kita mengelola kepedulian kita. Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat pada zaman Yesus, adalah orang-orang yang sangat memperhatikan hidup spiritual. Mereka amat fasih…Lainnya