Berani bertanya, cerdas menjawab

Terinspirasi dari 1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52 Hana, ibunda dari Samuel kecil yang kelak menjadi Imam sekaligus Nabi yang mengawali masa kerajaan Israel, adalah ibu yang mengasihi Allah dan bijaksana mendidik anaknya. Penulis kitab Samuel mengisahkan: Tahun demi tahun ibunya membuatkan dia jubah kecil dan membawa jubah itu untuknya, ketika…Lainnya

Kasih dari Allah selalu tersedia gratis

Allah adalah kasih. Demikianlah penegasan iman kita. Hikmat kitab suci mengajarkan kita bahwa kata-kata hikmat suci dari Allah ada bersama-sama dengan-Nya sewaktu menciptakan semesta, termasuk kita manusia. Tetapi ada masalah setelahnya. Bukan dari Allah, tetapi dari ciptaan-Nya, utamanya manusia. Namun, Allah tetap mengasihi. Kasih-Nya gratis. Maksudnya, kasih-Nya tidak mengharap imbalan dan diberikan karena memang kita…Lainnya

Ikut Yesus hidup dapat pencerahan

Pencerahan akal budi, nurani dan rohani adalah harta berharga bagi kita. Dengannya, kita dapat melihat kesempatan-kesempatan dan kemungkinan-kemungkinan baru saat kita merasa berada di jalan buntu kehidupan. Jika kejahatan manusia yang merusak kehidupan sesama dan dunia ini diibaratkan situasi yang gelap, maka kehadiran Kristus menjadi seperti terang yang menolong kita untuk mengalami orientasi yang sehat…Lainnya

Kesegaran rohani tetap perlu dijaga

Sebagaimana tubuh jasmani perlu dilatih dan dijaga kebugarannya, demikian juga dengan kehidupan rohani. Kita menjumpai ada begitu banyak ragam corak spiritualitas. Begitu juga dengan latihan-latihannya.  Sebutlah tiga yang paling utama yaitu, berdoa, berpuasa dan berderma. Melalui latihan ini, kita melatih percakapan batin, pengendalian hawa nafsu dan kesediaan diri untuk berbagi hidup. Pemicu utama dari latihan…Lainnya

Roh Allah bimbing kita membangun diri

Spiritualitas, atau dalam kata sederhana bahasa Indonesia, kerohanian, tidak bisa mengelak untuk membicarakan keberadaan roh. Ada kuasa yang tidak kelihatan mata, tetapi memberi dampak yang kelihatan dalam diri manusia. Spiritualitas kristiani dasarnya tentu adalah Yesus Kristus. Apa yang diajarkan, dihidupi dan ditempuh Yesus sebagaimana dikisahkan dalam kitab-kitab perjanjian baru menjadi inspirasi utama, menjadi dasar, dan…Lainnya

Kasih Tuhan tidak pernah berhenti

Indahnya iman kita ialah bahwa kita mengimani Allah itu sebagai Allah yang menyejarah. Maksudnya, dalam setiap peristiwa hidup entah suka maupun duka, kita diajak untuk tidak buru-buru memberi kesimpulan. Sewaktu mengalami hal yang menyenangkan, kita belajar untuk tetap rendah hati dan tidak takabur. Sewaktu susah, kita tidak  buru-buru putus asa.. Sebagai Allah yang menyejarah, kita…Lainnya

Menjadi baik itu proses, tidak sekali jadi

Ilmu pengetahuan, cara-cara menjadi terampil akan suatu hal, serta ragam pencerahan akal budi dan nurani lainnya tersedia melimpah bagi kita sekarang ini. Selagi sehat dan bugar, tubuh kita dapat mencermati itu semua dan mengambil manfaat darinya. Dalam bahasa iman kita, dikenal istilah hikmat. Secara sederhana hikmat itu adalah pengetahuan yang bukan saja mencerahkan akal dan…Lainnya

Tutur kata terkait erat dengan hati

Gerak pembaruan hidup rohani selalu dimulai dari dalam. Dari hati. Tentu pikiran juga ikut tercerahkan. Dengan iman kita percaya bahwa Allah yang mengasihi kita terus membentuk diri kita. Apa yang sudah ditunjukkan Kristus melalui segenap hidup dan karya-Nya menjadi contoh yang jelas untuk ditiru oleh kita. Kristus yang berbelas kasihan, yang murah hati, yang rendah…Lainnya

Kita ini milik Tuhan, bukan yang lain

Yesus Kristus kita akui sebagai Tuhan dan Juruselamat, karena hanya melalui Dialah kita dapat memahami dengan jelas Allah yang menuntun dan bukan menuntut. Melalui Kristus kita dididik bukan dihardik. Melalui Dialah kita tahu bahwa hanya melalui kerendahan hati dan memberi diri, kuasa dosa dapat dikalahkan. Jika karena pementingan diri, dunia mengarah pada kehancuran, maka melalui…Lainnya

Bersatu dengan Allah, mengasihi jadi mudah

Hikmat iman kita mengajarkan bahwa Allah sangat jauh berbeda dengan berhala dan sesembahan pesugihan. Allah tidak bisa disogok atau dipancing dengan sesembahan seberapapun banyaknya. Sebab bukankah, Allah pencipta dan pemilik semesta alam ini? Allah yang diberitakan di dalam kitab suci kita ialah Allah yang menghendaki relasi. Relasi yang berangkat dari kerendahan hati dan cinta kasih…Lainnya