Terinspirasi dari Maleakhi 3:1-4; Lukas 1:68-79; Filipi 1:3-11; Lukas 3:1-6
Melalui nabi Maleakhi, nabi terakhir dalam Perjanjian Lama, Allah berfirman:
Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku agar ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Tiba-tiba Tuhan yang kamu cari itu akan datang ke bait-Nya! Utusan perjanjian yang kamu inginkan itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN Semesta Alam. (Mal. 3:1)
Apa yang disampaikan Allah melalui Maleakhi ini, diimani oleh Para Pengikut Kristus sudah mewujud dalam diri Yohanes Pembaptis. Penginjil Lukas menjelaskan bahwa karya Yohanes Pembaptis itu:
seperti ada tertulis dalam kitab nubuat-nubuat Yesaya, “Ada suara yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan raya bagi-Nya. (Luk. 3:4).
Melalui Yohanes Pembaptis, umat Allah mendapatkan kabar baik berupa tersedianya pengampunan dosa bagi mereka yang meninggalkan hidup yang jahat untuk kemudian datang pada anugerah Allah di dalam Yesus Kristus dengan persekutuan Roh Kudus. Seperti air yang membersihkan kotoran, pembaptisan menjadi tanda dimulainya kesediaan untuk diubahkan Allah menjadi pribadi yang utuh karena belas kasih-Nya.
Tidak heran ayah Yohanes, yaitu Imam Zakharia berkata:
Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia datang untuk melawat dan membebaskan umat-Nya, (Luk. 1:68).

Adalah bijak dan suci untuk selalu mengingat baptisan yang sudah diterima. Baptisan bukan akhir. Hidup sesudah menerima baptisan mestinya menjadi hidup yang karena damai sejahtera Allah, akan menjadi hidup yang terus meneruskan pekerjaan baik yang sudah dimulai Allah. Ingatlah apa yang menjadi harapan Paulus untuk gereja Tuhan:
Mengenai hal ini aku yakin bahwa Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai akhirnya selesai pada hari Kristus Yesus. (Flp. 1:6).
Perenungan:
- Apa saja yang ada dalam hidupku yang selama ini menjadi penghalang bagiku untuk menjadi pribadi yang utuh dalam mengasihi Allah dan sesama?
- Seberapa terbuka dan damai hatiku dalam menerima ajakan untuk mengubah perilaku hidup yang jahat menjadi perilaku hidup yang benar, baik dan indah?
- Apa arti baptisan yang sudah kuterima? Apa yang terjadi dengan hidupku sesudah aku dibaptis?
- Pekerjaan baik apa yang akan terus kulakukan sampai saatnya nanti aku berjumpa Tuhan Yesus?
