Tangan Tuhan menyertai

Terinspirasi dari Mazmur 85:2-3, 9-14; Yeremia 1:4-10; Kisah Para Rasul 11:19-26

Pemazmur percaya bahwa dalam pemeliharaan kuasa kasih Allah, akan tiba saatnya bumi tidak lagi dikuasai oleh kejahatan dosa. Melalui tuturan puitis Pemazmur menuliskan:

Kasih dan kesetiaan akan bertemu, keadilan dan damai sejahtera akan bercium-ciuman. Kesetiaan akan tumbuh dari bumi, dan keadilan akan menjenguk dari langit.

Mazmur 85:11-12 TB2-LAI

Setiap orang memiliki peran untuk mewujudkan keadilan dan damai sejahtera di bumi. Kekuatan untuk menjalankan peran itu berasal dari Allah sendiri. Yeremia adalah salah seorang nabi yang dipercaya Allah untuk menjalankan peran kenabian pada zamannya. Kepada Yeremia, Allah berkata:

Ketahuilah, pada hari ini Aku mengangkat engkau atas bangsa-bangsa dan atas kerajaan-kerajaan untuk mencabut dan merobohkan, untuk membinasakan dan meruntuhkan, untuk membangun dan menanam.

Yeremia 1:10 TB2-LAI

Peran untuk ikut serta mendatangkan keadilan dan damai sejahtera tidak hanya dilakukan orang per orang tetapi juga bersama-sama dalam kesehatian iman. Lukas menggambarkan pada masa gereja mula-mula, peran itu dijalankan oleh sekumpulan orang percaya. Lukas menuliskan demikian:

Tangan Tuhan menyertai mereka dan sejumlah besar orang menjadi percaya dan berbalik kepada Tuhan.

Kisah Para Rasul 11:21 TB2-LAI

Adalah kehendak kasih Allah yang setia bahwa bumi ini mengarah kepada kebaikan dan bukan kehancuran. Allah berkenan untuk mengikutsertakan semua orang ambil bagian dalam pelayanan kasih dan keadilan itu.