Terinspirasi dari Mazmur 80:1-8, 18-20; Zakharia 13:1-9; Wahyu 14:6-13
Mengingat pemeliharaan Allah pada masa silam, acap kali dapat membangkitkan pengharapan untuk tetap percaya kebaikan-Nya yang menolong pada masa kini. Dalam penderitaan sebagai bangsa terjajah, Pemazmur merindukan wajah Allah yang bersinar, bukan yang menghardik. Pemazmur dan umat memohon kepada Allah demikian:
Ya Allah, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar maka kami akan selamat.
Mazmur 80:4 TB2-LAI
Dalam proses pemulihan selalu ada tindakan korektif dan kuratif. Zakharia menuliskan tindakan korektif Allah akan dilakukan kepada para nabi yang tidak menjalankan tugasnya dengan bertanggungjawab. Sedangkan untuk umat-Nya, TUHAN mengizinkan hidup yang tidak mudah sebagai pembelajaran berharga tentang makna kesetiaan. Namun indahnya, akan tiba saatnya tindakan kuratif Allah karena anugerah-Nya yang besar dinyatakan. Allah berkata:
Mereka akan memanggil nama-Ku, dan Aku akan menjawab mereka. Aku akan berkata: Mereka adalah umat-Ku, dan mereka akan menjawab: TUHAN adalah Allahku!”
Zakharia 13:9b TB2-LAI

Maka pada akhirnya, seperti kata Yohanes dalam pewahyuan yang diterimanya:
Yang penting di sini ialah ketekunan orang-orang kudus, yang menuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus.
Wahyu 14:12 TB2-LAI
