Terinspirasi dari Mazmur 7; Yehezkiel 33:7-20; Yohanes 5:19-40
Yehezkiel sebagai nabi Allah mendapat tugas yang unik sebagai “penjaga” umat Israel. Yehezkiel yang dipanggil dengan sebutan “anak manusia”, diperintahkan Allah untuk mengingatkan orang yang jahat supaya bertobat.
Jika Yehezkiel tidak mau mengingatkan orang yang jahat supaya bertobat, sehingga orang itu lalu mati dalam kesalahannya, Allah akan menindak tegas Yehezkiel. Tetapi jika orang yang jahat itu sudah diingatkan Yehezkiel dan tidak mau bertobat, di mata Allah, Yehezkiel sudah melaksanakan tugasnya.
Ternyata Allah sangat peduli untuk memberi kesempatan baru bagi setiap orang dalam mengambil jalan yang baik buat hidupnya. Allah menghakimi setiap orang dengan adil. Allah memahami bahwa selalu ada proses perubahan yang dapat terjadi dalam pilihan hidup setiap orang seiring berjalannya waktu. Melalui Yehezkiel, Allah berfirman:
Kalau orang benar berbalik dari kebenarannya dan melakukan kecurangan, Ia harus mati karena hal itu. Sebaliknya, kalau orang fasik bertobat dari kefasikannya dan ia melakukan keadilan dan kebenaran, ia pasti hidup karena hal itu.
Yehezkiel 33:18-19 TB2-LAI

Dalam perjanjian kedua, berita yang mirip dari Allah juga disampaikan pada umat-Nya. Yesus menyebut diri-Nya sebagai Anak Manusia. Sebutan ini terkait peran yang tidak asing dalam hidup rohani orang Israel. Sewaktu menyimak bagian dari kitab Yehezkiel, mereka tahu bahwa ada pribadi yang diperkenan Allah untuk menyatakan penghakiman-Nya kepada semua orang. Penginjil Yohanes mencatat penjelasan Yesus demikian:
Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia. Janganlah heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya, dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.
Yohanes 5:27-29 TB2-LAI
Sungguh tidak akan sia-sia mendengar suara Yesus, Sang Anak Manusia yang menyatakan penghakiman yang adil dari Allah, Sang Bapa.
