Aku pun tidak menghukum engkau

Terinspirasi dari bacaan Alkitab: Mazmur 128; Yehezkiel 36:22-32; Yohanes 7:53-8:11

Jalan kasih tidak pernah salah. Ujungnya adalah kebahagiaan. Pekerjaan yang dilakukan dengan kasih, keadilan dan kebenaran akan membuahkan hasil yang mengagumkan. Orang-orang terdekat akan mengalami dampaknya. Impian yang suci dalam kehendak-Nya akan terwujud. Generasi demi generasi.

Allah adalah sumber segala yang baik. Tidak ada yang dapat menghentikan kebaikan-Nya. Seperti orang tua yang terus mengupayakan apa yang baik buat anak-anaknya, kasih-Nya menghadirkan perubahan demi perubahan hidup yang ajaib. Bukan karena kekuatan diri sendiri seorang berubah menjadi baik. Tetapi karena kekuatan kebaikan Allah. Melalui Yehezkiel Allah pernah menyatakannya:

Roh-Ku akan Kutaruh dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku serta melakukannya.

Yehezkiel 36:27, TB2-LAI
Photo by Nick Nice on Unsplash

Demikian besarnya belas kasihan Allah supaya setiap orang dapat kesempatan baru untuk memperbaiki kesalahan.

Ada sebuah kisah yang tertera di Injil Yohanes tentang sikap Yesus saat diperhadapkan dengan perempuan yang kedapatan berzina. Tanggapan Yesus sangat bijaksana. Dengan membahasakan kembali Ulangan 17:7, Yesus mengenali bahwa orang-orang yang mengajukan perkara itu adalah orang-orang yang tidak mengerti keseluruhan hukum itu. Sebab perempuan itu hanya diajukan seorang diri. Laki-laki yang bersamanya tidak diajukan. Maka bagi Yesus orang-orang yang membawa perempuan itu kepada Yesus adalah orang berdosa. Orang yang sudah melanggar hukum. Tidak ada yang menyaksikan peristiwa itu. Sebab tidak ada yang melempar batu pertama untuk perempuan itu.

Belas kasihan dan kesempatan Yesus saat menemui orang berdosa selalu sama. Dialah wujud yang nyata dari kasih Allah yang setia bertindak membarui manusia. Yesus berkata kepada perempuan itu:

…”Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan mulai sekarang, jangan berbuat dosa lagi.”

Yohanes 8:11, TB2-LAI