Terinspirasi dari bacaan Alkitab: Mazmur 32; Kejadian 4:1-16; Ibrani 4:14-5:10
..jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintai di depan pintu. Hasratnya tertuju kepadamu, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.”
Kejadian 4:7, TB2-LAI
Demikian Allah mengingatkan Kain supaya tidak menyerah pada hawa nafsu kekesalan dan kebencian. Namun Kain tidak menggubris. Akibatnya fatal. Adik kandungnya sendiri dibunuh. Sejak saat itu pola kebencian, kekerasan dan pembunuhan dimulai dalam dunia. Manusia mengasingkan diri dengan sesamanya karena membiarkan hasrat kepentingan diri ketimbang berbagi kebahagiaan.
Syukurlah pola kebencian, kekerasan dan pembunuhan itu dapat dicegah. Melalui Kristus, Allah menunjukkan bahwa berbagi kebahagiaan itu mungkin. Keyakinan bahwa kepemilikan apapun dalam dunia ini adalah anugerah Allah semata akan menolong orang supaya tidak terjebak dalam pola yang akan membinasakan dirinya.
Penulis surat Ibrani mengundang semua orang yang hendak menghindar dari pola kebencian, kekerasan dan pembunuhan demikian:
Sebab itu, marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta anugerah, supaya kita menerima rahmat dan menemukan anugerah untuk mendapat pertolongan pada waktunya.
Ibrani 4:16, TB2-LAI
