Pujian bagi Allah

Kehidupan spiritual tidak dapat dilepaskan dari tindakan memuja dan menyembah yang kita imani sebagai yang paling berkuasa atas alam semesta. Kegiatan mengakui kekuasaan Allah akan membuat kita semakin hari semakin tidak mementingkan diri sendiri. Bukan hanya itu, dalam kerendahan hati, kita sudi berjalan dalam bimbingan hikmat Allah yang akan membentuk kita menjadi semakin cakap untuk mengelola kemampuan dan kelemahan diri. Kita percaya bahwa Allah menyediakan apa yang baik buat kita. Dalam kebaikan yang kita terima dari-Nya, kita selalu dapat kekuatan dari Allah, untuk menjadi kebaikan yang nyata bagi sesama ciptaan melalui aktualisasi diri kita.

Photo by Robert Linder on Unsplash

Dalam sudut pandang spiritual, sekarang ini peperangan antara kuasa Allah dengan kuasa kejahatan dosa masih terus berlangsung. Akan tiba saatnya, dengan iman, kita menghayati bahwa kuasa Allah yang akan memenangkan peperangan ini. Tidak akan ada yang dapat mengalahkan kuasa kasih. Karena kasih-Nya yang besar Allah menyelamatkan dunia ini dari kejahatan manusia yang berdosa.

Kita semua memiliki peperangan yang unik dalam diri kita. Ada pergumulan untuk memilih kuasa apa yang paling menguasai kehidupan kita. Kesadaran untuk percaya dan menerima bahwa kuasa Allah itu tidak pernah salah dan kalah akan membuat kita teguh berpijak pada kehendak kasih-Nya yang membuat kita selamat. 

Jika ada yang harus kami akui dan puji dalam hidup ini, Engkaulah yang paling pertama dan utama ya Allah. Hanya karena pertolongan-Mu saja kami selamat dan mampu mengisi hidup yang baru, sebaik-baiknya. Terima kasih atas anugerah-Mu yang besar dan berkuasa itu. Amin.