Hubungan dengan apapun dan siapapun ikut membentuk sifat diri kita. Seberapa sering dan berapa banyak waktu yang kita habiskan dengan sesuatu atau seseorang akan memberi pengaruh besar terkait dengan cara kita berpikir, merasa dan bertindak. Inilah resep utama untuk menjadi mahir. Pilihlah dalam bidang apa kita ingin menguasai satu kemampuan, habiskan waktu secara berkualitas dengan orang yang menekuni bidang serupa. Lengkapi diri dengan alat-alat yang diperlukan terkait bidang itu. Pelan-pelan ada perubahan besar terkait diri kita.
Rasul Paulus pernah mengatakan bahwa orang yang bersatu dengan Kristus, akan menjadi manusia yang baru. Pelan-pelan orang itu akan mendapat pengaruh yang besar dari pengajaran Kristus, dari sifat-sifat Kristus, dan tentu, kuasa kasih Kristus yang kita imani tidak pernah hilang sampai sekarang. Ungkapan Rasul Paulus ini menjadi kabar baik. Sebab bersatunya Kristus dengan kita, maksudnya, kesediaan kita menyambut anugerah kasih-Nya memengaruhi hidup kita, akan membuat kita mengalami apa yang baik dari Kristus. Cara kita berelasi dengan sesama, cara kita menghadapi masalah, cara kita mengelola kekuatan dan kelemahan diri kita.
Maka biarlah dalam segenap kebebasan yang Allah anugerahkan bagi kita untuk memilih siapa dan apa yang mempengaruhi hidup ini, jangan lupakan Kristus. Dia selalu mencari, menjemput dan mengajak kita untuk berjalan di belakang-Nya. Ada yang baik, benar dan indah di ujung perjalanan kita bersama-Nya. Inilah iman dan pengharapan kita.
Kami mau berjalan mengikuti-Mu ya Kristus. Kami percaya di ujung perjalanan nanti, akan terwujud apa yang baik, benar dan indah sesuai dengan janji-Mu. Amin.
