Belajar bersama-Nya

Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Selagi hayat dikandung badan, perubahan demi perubahan selalu mungkin dapat terjadi. Adalah anugerah Allah, bahwa sebagai manusia kita cakap dalam beradaptasi. Apa yang kita cermati dan cerna dalam berbagai peristiwa yang kita alami, dapat kita kelola demi suasana kehidupan yang lebih baik. Menolak pembelajaran sama saja menolak berbagai kemungkinan baik yang berlimpah di alam semesta.

Photo by Aaron Burden on Unsplash

Kitab suci kita kaya dengan pengajaran suci. Maksudnya suci, karena kita imani bahwa Allah Sang Sumber Kasih dan Kehidupan itu, sudah mencerahkan banyak leluhur kita untuk menyatakan kesaksian hidupnya sewaktu berjalan bersama kekuatan kasih-Nya sebagaimana mereka tuangkan dalam tulisan-tulisan yang terpelihara dalam komunitas iman melintasi zaman, waktu dan tempat. Pengajaran dari Allah membimbing kita semakin peka memiliki orientasi yang sehat dalam hidup. Apa yang kita jalankan dalam hidup ada dalam bimbingan dan nasehat-Nya yang membawa pada kehidupan.

Melakukan kesalahan adalah bagian dari proses belajar. Mencoba, membiasakan dan menjadi lega melakukan apa yang benar adalah hasil dari belajar. Kita bersyukur bahwa di dalam setiap proses itu, Allah berjanji tidak akan meninggalkan kita. Akan selalu ada yang dapat dan harus dipelajari bersama-Nya, yang menghendaki apa yang terbaik bagi hidup kita.

Ajarilah kami ya Allah, kasih-Mu yang membawa pada hidup itu. Bimbing dan nasehatilah kami dengan hikmat di sepanjang perjalanan hidup ini. Amin.