Yang kecil

Tindakan dan jumlah yang kecil itu berharga. Banyak perubahan besar dimulai dari tindakan kecil. Acap kali apa yang berkualitas malah justru secara kuantitas tidak terlalu banyak. Kenyataan ini membuat kita belajar untuk tidak terlalu terburu-buru memandang apa yang menurut kita selama ini kecil secara kuantitas. Menghargai apa yang kecil memang tidak kemudian serta merta membuat kita menganggap remeh yang besar. Tetapi adalah bijak untuk melihat bahwa apa yang kita nilai besar saat ini, dahulu kala pernah mengalami menjadi kecil.

Photo by Erik Karits on Unsplash

Kristus pernah menggunakan sebuah gambaran biji sesawi yang kecil, yang kemudian berproses di dalam tanah, bertumbuh menjadi sebuah pohon yang dapat memberi manfaat kepada burung-burung yang bersarang di cabang-cabangnya. Gambaran ini digunakan untuk menjelaskan bagaimana kepemimpinan ilahi terjadi dalam dunia ini melalui kehadiran-Nya. 

Kristus sangat menghargai sebuah proses perubahan hidup. Kristus tidak memandang remeh orang-orang kecil dan sederhana. Kristus memahami bahwa dibutuhkan waktu yang cukup demi sebuah perubahan. Kristus mendorong supaya perubahan yang terjadi dalam hidup, pada akhirnya dapat memberi manfaat bagi segenap makhluk lain di dunia ini dalam kebersamaan yang sinergis.

Oleh sebab itu bersahabatlah dengan waktu dalam menempuh sebuah proses perubahan yang sedang kita lakukan. Mungkin sekarang ini porsi perubahannya masih kecil dan lambat, jangan menyerah. Kita percaya dalam berkat Kristus, upaya kita dijalankan bersama kuasa kasih-Nya. Kelak kerinduan kita untuk mengalami perubahan bukan saja kita nikmati sendirian, tetapi juga kepada setiap orang yang Kristus izinkan hadir di sekitar hidup kita.

Kami mau berjalan bersama-Mu Kristus dalam proses perubahan hidup yang kami mulai dari langkah dan tindakan yang kecil. Kami percaya kelak, kami akan bahagia, bersama-sama dengan setiap orang yang Engkau izinkan hadir dalam hidup kami. Amin.