Metode untuk berubah

Hadiah dan hukuman sebagai pemicu perubahan sikap hidup manusia masih menjadi salah satu metode yang ampuh sampai sekarang. Walaupun acap kali dikritik karena membuat orang menjadi tidak tulus untuk berubah, metode ini tetap layak untuk diterapkan dalam membentuk karakter awal dan dasar manusia. Tentu ada metode lain. Misalnya, metode perubahan bertahap menuju kebaikan dan metode membuang apa-apa yang buruk dan jahat demi mengalami apa yang baik. Apapun metodenya, tujuannya sama. Bagaimana pada akhirnya kita memiliki karakter baik. 

Photo by Håkon Grimstad on Unsplash

Kita percaya bahwa sumber segala yang baik adalah Allah sendiri. Perjalanan hidup kita adalah untuk mengalami persekutuan dengan Allah pada akhirnya. Proses pembaruan karakter hidup kita meliputi ketiga metode yang sudah saya singgung di awal tadi. Allah adalah Allah yang adil. Dia akan mendidik dengan tegas kalau kita berjalan menuju kejahatan. Sebab Allah amat mengasihi kita. Sebaliknya, Allah akan menganugerahkan kepada kita apa yang baik, jika kita menyambut pemberian-Nya yang menolong kita secara bertahap melakukan apa yang baik dan membuang apa yang buruk dalam hidup kita.

Sebagai orang yang sudah menerima kesempatan baru dari Allah melalui kasih Kristus, Roh Allah akan mencerahkan kita untuk tekun melakukan apa yang baik. Kita akan dimampukan Allah untuk tetap peka memilah dan memilih apa yang mulia, terhormat dan sifatnya abadi. Pelan-pelan, bertahap dan semakin hari semakin baik dalam bimbingan kasih dan anugerah-Nya.

Apa yang kami perbuat, Engkau tahu ya Allah. Maka temanilah kami selalu dengan Roh dan hikmat Firman-Mu, supaya kami cermat memilah dan memilih apa yang harus kami perbuat hari ini. Amin.