Berubah itu pasti, tetapi ke arah mana?

Tidak selalu apa yang sudah menjadi keputusan kita dapat bertahan selamanya. Pasti ada satu waktu pendirian kita dapat saja berubah. Jika perubahannya berwujud dalam hidup yang semakin menunjukkan dampak baik, namanya pertobatan. Tetapi jika perubahannya membuat kehadiran kita menjadi masalah bagi sesama ciptaan Allah, rasanya kita sudah jatuh ke dalam pencobaan.

Photo by Possessed Photography on Unsplash

Semua orang akan mengalami pencobaan. Dengan iman kita menghayati bahwa kuasa kejahatan memang sedang berperang dengan kuasa kebaikan Allah. Namun, kita tahu bahwa kuasa kejahatan tidak akan pernah menang melawan Allah. Melalui kehadiran Tuhan Yesus, kita tidak lagi berjalan sendirian menghadapi pencobaan. Firman dan Roh-Nya menghendaki kita mengalami keselamatan, bukan kebinasaan. Jalan keluar akan kita temukan, sehingga perubahan sikap hidup kita bukanlah semakin jahat, tetapi menjadi semakin baik hari ke hari.

Maka jika sekarang ini apa yang sudah menjadi keputusan baik kita untuk terus berjalan ke arah yang dikehendaki Allah sedang dicoba diubah oleh kuasa yang bukan dari Allah, tetaplah terbuka pada pertolongan yang Allah berikan. Kuasa kasih anugerah Allah akan menjadikan kita kuat bertahan, bukan lemah dan menyerah.

Kami percaya bahwa kami tidak pernah sendirian saat menghadapi pencobaan ya Allah. Firman dan Roh-Mu membimbing kami selalu. Sehingga seperti Kristus, kami akan bertambah kuat, bertahan dan menang menghadapi pencobaan dalam hidup. Amin.