Mengenal dan mengikuti-Nya

Kehidupan spiritual kita tidak dapat lepas dari asupan hikmat yang tersedia dalam Firman Allah. Kita mengimani Alkitab berisi Firman Allah. Kita juga mengimani bahwa Firman Allah telah menjadi daging melalui kehadiran dan karya Yesus Kristus bagi dunia ini. Sebagaimana tubuh kita membutuhkan asupan energi dari makanan dan minuman yang kita konsumsi, spiritualitas kita pun membutuhkan asupan hikmat yang sehat dari Firman Allah.

Photo by Aaron Burden on Unsplash

Mengenal Allah dan mengikuti Allah adalah dua hal berbeda. Semestinya kita bukan hanya mengenal Allah, tetapi menuruti perintah-Nya juga. Sebab di dalam perintah kasih-Nya ada semua yang baik bagi hidup kita dan dunia ini. Kita bersyukur bahwa perintah kasih Allah sangat kentara ditunjukkan melalui kehadiran Kristus. Melalui Kristus, kita mengenal apa arti mengasihi Allah dan sesama manusia. Menjadi Kristen adalah menjalankan hidup mengikuti apa yang sudah dihidupi oleh Kristus. 

Apa saja yang sudah dihidupi Kristus? Cara-Nya menangkal godaan Iblis, cara-Nya mengasihi semua orang tanpa membeda-bedakan, perjuangan-Nya menyatakan apa yang baik, benar dan indah walaupun harus mengalami kesusahan hidup sekalipun. Tentu masih ada banyak lagi. Kita perlu terus mencermatinya di sisa hidup kita. Lalu, dengan hati yang tulus dan gembira dalam pertolongan Roh Kudus, kita melakukan apa yang diajarkan-Nya. 

Terima kasih ya Allah untuk Firman-Mu yang membawa pada kehidupan sejati. Biarlah dalam pertolongan Roh-Mu kami mengikuti apa yang sudah dihidupi oleh Kristus, supaya kasih-Mu yang memberi hidup itu tetap tinggal di dalam kami. Amin.