Karena Dia hidup kita utuh dan bahagia

Kita memiliki kemampuan memberi makna bagi setiap peristiwa hidup. Dalam hidup ini pasti ada pengalaman batin selain pengalaman lahiriah. Keduanya mesti dikelola utuh, berjalan tidak terpisah dan saling mengisi satu sama lain. Dalam keutuhan, keduanya akan memberikan kebahagiaan yang lengkap. Kita mungkin pernah mengalami keadaan dimana makanan yang sedap dan nikmat tidak dapat kita nikmati karena hati kesal. Juga sebaliknya, suasana batin yang damai dapat goncang karena kendala lahiriah seperti sakit dan ancaman keamanan.

Photo by Tolga Ulkan on Unsplash

Oleh sebab itu menjaga pengalaman batin dan pengalaman lahiriah bekerja sama saling melengkapi satu sama lain adalah penting dan perlu. Kejernihan berpikir dan hati yang lembut dapat dilatih antara lain, dengan menjaga kebugaran hidup spiritual kita. Dengan ketenangan batin, kita dapat memberi makna setiap pengalaman lahiriah dengan bijaksana. Sehingga misalnya kala sedang bahagia, kita tidak takabur dan angkuh. Lalu saat kesusahan dan penderitaan datang, kita tidak putus asa serta sanggup tetap sabar dan rendah hati.

Untuk menjaga kehidupan spiritual yang bugar, tidak bisa tidak kita mesti serius mengarahkan fokus perhatian kita kepada anugerah Allah saja. Maksudnya, saat memulainya dengan penyembahan kepada Allah, maka kita tidak mudah dibingungkan dengan nilai-nilai yang bukan dari Allah. Dalam bakti kita kepada Allah, kita katakanlah terus “berobat jalan” bersama kasih-Nya dalam menjaga kondisi batin demi mengelola pengalaman lahiriah dengan bijaksana.

Tentu saat berjalan bersama anugerah Allah, kerendahan hati, kasih dan ketaatan mesti tetap dipelihara. Iman yang sehat terjadi pada saat kita semakin peka mendengar kehendak kasih Allah dan mengejawantahkan nilai-nilai dari Allah itu ke dalam tindakan-tindakan nyata yang sesuai dengan rencana Allah yang sedang membarui dunia ini dengan anugerah kasih-Nya. Allah tetaplah yang menguasai kita dan membentuk kita. Ketertundukan yang akrab dan bersahabat dengan Allah akan membuat kita pada akhirnya dimampukan untuk merawat kehidupan kita bersama dengan segenap ciptaan-Nya, menuju kesempurnaan yang dikehendaki-Nya.

Engkaulah ya Allah yang sudah menciptakan kami dan memelihara kami selalu dengan anugerah kasih-Mu yang nyata di dalam Kristus. Kepada-Mu saja kami berbakti dan terus menerus diperlengkapi untuk merawat kehidupan. Amin.