Salah satu aktivitas spiritual yang dapat terlihat dalam diri seseorang adalah ungkapan syukur. Entah dengan nyanyian, ungkapan dalam doa, dan tindakan-tindakan iman yang isinya merupakan bentuk-bentuk upaya melanjutkan kebaikan yang sudah diterima dari Allah.
Daud adalah orang yang ekspresif dalam kehidupan spiritual. Sebagian besar kitab Mazmur adalah ungkapan perenungan imannya sewaktu menghadapi ragam peristiwa hidup. Suka dan duka, untung dan malang, sakit dan sehat, dibenci dan membenci, semua mengisi kehidupan Daud.
Dia jujur mengungkapkan isi hatinya kepada Allah. Baginya apapun yang terjadi dalam hidup ini harus dihadapi. Termasuk sewaktu dia mengalami hal-hal yang tidak nyaman sekalipun. Namun indahnya, Daud mengakui, bahwa kuasa kasih Allah selalu jauh lebih besar ketimbang masalah hidupnya. Oleh karena itu bagi Daud, tiada hari tanpa bersyukur. Sebab pemeliharaan Allah setia dan selalu nyata dialaminya.
Bersyukur membuat hati kita tidak jauh dari kedamaian. Dalam hati yang damai ada pikiran yang jernih. Karena pikiran yang jernih, kata-kata dan tindakan akan memberi dampak kebaikan yang mencerahkan bagi banyak orang.
Terima kasih ya Allah. Kami percaya bahwa kuasa kasih-Mu selalu memelihara kami dalam berbagai peristiwa hidup yang sedang kami alami. Jadilah kehendak-Mu. Amin.
