Dia yang tegas namun lembut

Mengambil sikap tegas maupun sikap lunak dalam hidup butuh kebijaksanaan. Kepada siapa dan terhadap apa kita tunjukkan, bagaimana bentuknya dan berapa lama waktunya. Kecermatan dalam melakukan pilihan ini, berbuahkan pada pembaruan kualitas hidup. Sebaliknya, kecerobohan dalam memilih, cenderung menghasilkan penyesalan dalam hidup pada akhirnya.

Photo by Tingey Injury Law Firm on Unsplash

Karena keadilan-Nya yang membangun hidup, Allah menghukum jika umat-Nya mengambil pilihan yang mengarah pada bencana hidup. Namun karena kasih-Nya yang berlimpah, Allah juga berkenan mengampuni, memberi kesempatan yang baru bagi mereka yang bersedia dengan tulus hidup secara baru. Semua dilakukan Allah dalam kerangka kasih-Nya yang menghendaki apa yang baik, benar dan indah bagi hidup umat yang dikasihi-Nya.

Adakalanya kita perlu bertindak tegas terhadap apa yang tidak baik, tidak benar dan tidak indah dalam hidup kita. Namun pada saat yang sama, perlu ada ruang bagi kita untuk menerima kekurangan dan memberikan waktu yang cukup untuk mengalami perubahan dalam hidup. Semuanya dilakukan dengan takaran yang bijak. Hasil akhirnya jelas, bagaimana pada akhirnya kita semakin berhenti berbuat jahat, dan belajar berbuat baik.

Dalam kebijaksanaan hikmat-Mu kami dibimbing kepada apa yang baik, benar dan indah dalam hidup ini ya Allah. Kami percaya keadilan-Mu menghasilkan kehidupan yang dipenuhi damai dan sejahtera bagi kami semua. Amin.