Gembira karena-Nya

Mood atau dalam bahasa Indonesia, suasana hati, biasanya mempengaruhi pikiran dan semangat kita dalam melakukan sesuatu. Jika suasana hati senang pikiran jadi jernih. Apa yang kita lakukan bukan saja selesai dengan baik tetapi bahkan ada nilai lebihnya. Begitulah kenyataan diri kita. Utuh dan kait mengait antara pikiran, hati dan tindakan.

Photo by Rendy Novantino on Unsplash

Pemazmur menemukan kebahagiaan dirinya bersama Tuhan. Dia percaya bahwa hari-hari yang dilewati dengan berbagai peristiwa dan karya hidup selalu tercerahkan dan tertolong oleh kuasa kasih Allah. Dia bersaksi bahwa Allah sudah memberikan apa yang perlu baginya dalam hidup. Apa yang diinginkan hatinya berjalan selaras dengan kehendak Tuhan.

Ada begitu banyak penyebab suasana hati jadi murung. Tetapi biarlah hari ini, sewaktu mencermati kesaksian iman sang pemazmur, kita pun tahu bahwa ada begitu banyak sebab juga untuk bahagia. Kuasa kasih Allah itu sungguh nyata dan tersedia berlimpah bagi kita. Menunggu dicari dan ditemukan, dengan iman, pengharapan dan kasih.

Ya Allah, pembaharu pikiran dan hati kami, biarlah Firman dan kehendak kasih-Mu menguasai kami hari ini, sebab hanya pada-Mu saja kami temukan kebahagiaan dan kekuatan yang baru dalam mengerjakan karya hidup. Amin.