Kelola kepedulian

Barangkali tidak keliru kalau kita katakan bahwa kedalaman kualitas spiritualitas seseorang itu pada akhirnya dapat dikenali pada bagaimana cara orang itu memperlakukan sesama ciptaan Allah. Pengalaman spiritual bersama Kristus pasti akan merombak bagaimana kita mengelola kepedulian kita.

Photo by Diana Polekhina on Unsplash

Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat pada zaman Yesus, adalah orang-orang yang sangat memperhatikan hidup spiritual. Mereka amat fasih tentang tata cara latihan spiritual. Tetapi sayangnya, tata cara itu menjadi tujuan. Padahal itu semua hanya sebagai sarana saja. Tujuan akhirnya ialah kasih kepada Allah dan sesama yang harus lebih kentara dinyatakan.

Bersama pengajaran Kristus dan pertolongan Roh Kudus, kiranya kita tetap sadar untuk menjaga kebugaran hidup spiritual kita. Namun, seiring dengan ketekunan perayaan spiritual itu, kita pun lega dan gembira untuk bersedia diperbaiki Allah terkait bagaimana kita menyatakan kepedulian kita kepada sesama ciptaan Allah yang membutuhkan pertolongan.

Terima kasih ya Allah, sebab setiap hari Engkau membimbing kami untuk selalu berbagi kehidupan dengan sesama ciptaan-Mu. Kami percaya bahwa dalam berbagi kami tidak akan pernah kekurangan, sebab Engkau adalah sumber segala yang baik bagi hidup kami. Amin.