Dalam penat kita Dia dekat

Aktivitas retreat itu berguna bagi diri kita. Momen kita menarik diri dari kepenatan untuk mengambil waktu istirahat. Pikiran, perasaan, dan tubuh dengan aktivitas harian yang rutin kadang menguras banyak energi. Jika terus menerus mendapatkan beban, kepenatan yang menumpuk dapat menimbulkan kerusakan. Waspadalah.

Photo by Ashley Batz on Unsplash

Bersifat adil bagi tubuh, pikiran dan juga perasaan itu mulia. Dari sekian waktu aktif harian, pembagian porsi yang berimbang untuk bekerja dan beristirahat, niscaya membuat kita bugar dan memiliki kembali energi yang baru dalam melakukan aktivitas mencerahkan berikutnya. 

Selain mencari lokasi dan waktu yang tepat untuk retreat, jangan lupa Pencipta kita. Dia yang paling mampu menyegarkan pikiran dan perasaan kita. Sedari awal Dia sudah memutuskan untuk menyelamatkan kita. Dialah perlindungan dan tempat bernaung yang memberi bukti nyata, bukan sekedar janji belaka.

Ada saatnya kami penat dan dari-Mu saja ya Allah perlindungan dan pernaungan sejati kami dapat. Engkau dekat dan kuat. Dengan kasih-Mu kami Kau rangkul erat, sehingga akhirnya kami dapat, kembali. Amin.

Saran-saran aplikasi tindakan iman:

  1. Jangan terlalu banyak berpikir keras tanpa rehat.
  2. Rasakan di hati begitu dekat dan akrab-Nya Tuhan kepada kita.
  3. Tetapkan waktu istirahat yang berkualitas hari ini.