Acap kali Taurat itu diilustrasikan seperti sebuah jalan. Maksudnya, Taurat menjadi sarana menimba hikmat untuk menyadari kasih dan hikmat Allah yang melengkapi cara pandang hidup. Jika dimaknakan seperti sebuah jalan, maka proses berelasi dengan Taurat akan menjadi pengalaman unik dan berharga yang memberikan kesegaran tersendiri bagi jiwa.
Pemazmur dalam Mazmur 19:8-9 dengan lega mengendorse Taurat Tuhan. Kumpulan hikmat suci dari Allah itu baginya layak untuk dijadikan dasar dan pegangan yang teguh dalam hidup. Setiap orang yang memiliki kerinduan spiritual dapat mencermati kelimpahan hikmat yang mencerahkan dan memotivasi hidup melalui tuturan kisah kasih Tuhan di dunia ini. Baginya pencerahan hikmat dari Taurat itu dapat menghadirkan kegembiraan dalam hati. Di dalamnya ada arahan untuk menjaga dan membangun kehidupan dengan kasih sayang dan cinta yang murni.
Jika ada satu waktu kesempatan muncul dalam hidup kita untuk menjumpai Kitab Suci, kiranya endorsement dari si Pemazmur ini menyemangati kita, supaya niat dan motivasi kita terus dimurnikan. Dengan pertolongan Roh Allah, semoga kita pun dapat mengalami apa yang dialami si Pemazmur, saat menyusuri jalan kisah kasih-Nya dalam tuturan kata-kata di Kitab yang Suci.
Kisah kasih-Mu di dalam Kitab Suci telah membuka mata rohani kami ya Allah. Engkau baik dan menyediakan jalan hikmat yang mencerahkan kami. Biarlah dalam titah cinta-Mu kami susuri jalan kehidupan ini dengan kebijaksanaan dari-Mu demi kebajikan bagi sesama. Amin.
Saran-saran aplikasi tindakan iman:
- Mencari satu ayat yang menggugah pikiran dan hati dari Kitab Suci.
- Melakukan satu tindakan kebajikan berangkat dari hikmat yang diajarkan Kitab Suci.
- Mengendorse nilai-nilai suci yang mencerahkan hidup dari Kitab Suci kepada orang lain yang haus tentang spiritualitas.
