Dalam Injil Yohanes dikenal “tujuh tanda” keajaiban yang dilakukan oleh Tuhan Yesus. Tanda-tanda itu mengajak kita dengan pertolongan Roh Kudus, percaya pada kenyataan kehadiran Allah di dalam dan melalui karya Yesus Kristus. Percaya tentu tidak pasif. Ada tindakan ikut serta dari kita untuk berjalan bersama Yesus dan mengalami perubahan hidup.
Tanda-tanda ajaib yang dilakukan Yesus sebagaimana dicatat oleh Injil-Injil mengungkapkan kenyataan bahwa Allah masih terus berkarya bagi dunia ini. Allah tidak berhenti berkarya di kitab Kejadian saja. Dia bukan seperti insinyur yang memperbaiki kerusakan, tetapi seperti Pemelihara Taman yang menanam benih, menyiangi hama, memberikan nutrisi untuk terus menciptakan kebaruan-kebaruan dalam hidup orang percaya dalam berbagai peristiwa keseharian hidup.
Allah bukan saja berkuasa dan mulia, tetapi melalui Yesus Kristus, kita melihat kemuliaan-Nya itu selalu diikuti dengan kebaikan-Nya. Tentu ada arahan yang diberikan oleh-Nya. Ada bagian kita untuk mengikuti arahan-Nya. Dalam rencana dan kehendak-Nya, semua proses iman perjalanan ketaatan bersama-Nya itu berujung pada kekaguman dan syukur kita pada anugerah-Nya yang memberikan kualitas yang terbaik bagi hidup kita.
Kami percaya ya Allah, bahwa melalui Kristus, Engkau masih terus berkarya mendatangkan apa yang baik sesuai dengan rencana dan kehendak-Mu yang sempurna. Arahkanlah kami selalu dengan Firman-Mu yang berkuasa mencipta dan membaharui kehidupan itu. Amin.
Saran-saran aplikasi tindakan iman:
- Tidak panik saat menghadapi kejadian yang menyita perhatian dan berdoa mohon pengasihan Kristus.
- Bersyukur atas hal-hal biasa dalam hidup karena di tangan Kristus apa yang biasa menjadi luar biasa.
- Melakukan arahan hidup yang disampaikan Kristus melalui Injil-Injil sewaktu menghadapi masalah hidup.
