Apa yang dilakukan Kristus akan memicu dan memacu semangat diri kita untuk berubah. Roh Kudus yang dijanjikan-Nya akan memampukan kita hidup dalam tuntunan kasih Allah. Seperti api yang memurnikan logam, kuasa kasih Allah akan menjernihkan pikiran dan melembutkan hati kita sehingga tutur kata dan perilaku kita menghadirkan kenyataan bahwa Allah itu baik.
Allah menolong kita untuk memilah dan memilih apa yang perlu dibuang dan disimpan, yang perlu dikerjakan dan diabaikan. Dalam peristiwa pembaptisan yang diterima Kristus oleh Yohanes Pembaptis dalam kisah Injil-Injil, kita melihat kesediaan-Nya untuk berjalan bersama kita, bangkit dari kelemahan kita dan berproses dalam perubahan hidup.
Perubahan perilaku hidup akan berlangsung dengan baik, tulus dan langgeng jika berangkat dari perubahan sudut pandang pada pemikiran dan perasaan yang ada di dalam diri. Itu semua terjadi saat kita menyambut anugerah Allah melalui Kristus, yang mengajak kita untuk menyangkal diri, memikul salib kita setiap hari dan mengikuti Dia karena kuasa Roh Kudus yang sudah diberikan-Nya dalam baptisan kita.
Perubahan hidup menjadi mungkin karena anugerah-Mu ya Allah. Terima kasih atas kepedulian-Mu berjalan bersama dengan kami melalui kehadiran Anak-Mu dengan kuasa Roh-Mu yang menolong kami memilah dan memilih. Amin.
