Dalam ragam episode hidup, kasih-Nya menyapa

Dengan iman kita mengakui bahwa apapun yang terjadi dalam kehidupan kita, disimak oleh Allah. Pengalaman menyenangkan atau menyedihkan, berhasil atau gagal, benci atau mengasihi dan banyak pengalaman lainnya dalam hidup ini, tidak pernah luput dari perhatian-Nya.

Tetapi bukan hanya menyimak. Allah melalui Kristus terbukti terlibat langsung dalam pengalaman hidup kita manusia, senyata-nyatanya. Untuk apa? Untuk menolong kita. Supaya tidak serampangan dan sembarangan mengisi waktu kehidupan karena kecerobohan dosa.

Kehadiran Allah melalui persekutuan Roh-Nya di dalam Kristus itu membuat kita belajar dalam memberi makna yang sehat bagi setiap ragam pengalaman hidup kita. Entah dalam duka maupun suka, kita selalu diyakinkan bahwa kasih sayang Allah tetap sama untuk kita. Kita dicerahkan untuk melihat kesempatan-kesempatan berubah dan mengubah. Kesempatan-kesempatan memberi dan menerima, dengan arif dan bijaksana karena kasih karunia. Demikianlah Kristus berkarya bagi kita.

Photo by Jon Tyson on Unsplash

Pada akhirnya detik demi detik hidup yang kita jalani, sayup-sayup membisikkan kabar baik yang nyata, yang mencerahkan kita untuk menemukan dan mengalami damai sejahtera-Nya, melalui ragam episode rasa dan warna hidup kita.

Detik demi detik yang kami lalui, Engkau menyimak ya Allah. Terima kasih, sebab melalui Anak-Mu, kami bukan hanya diperhatikan, tetapi dipedulikan dan ditolong untuk mengalami damai sejahtera-Mu dalam ragam episode hidup ini. Amin.