Kita ini milik Tuhan, bukan yang lain

Yesus Kristus kita akui sebagai Tuhan dan Juruselamat, karena hanya melalui Dialah kita dapat memahami dengan jelas Allah yang menuntun dan bukan menuntut. Melalui Kristus kita dididik bukan dihardik. Melalui Dialah kita tahu bahwa hanya melalui kerendahan hati dan memberi diri, kuasa dosa dapat dikalahkan. Jika karena pementingan diri, dunia mengarah pada kehancuran, maka melalui pimpinan Kristus, dunia diperbaiki menjadi seperti yang dikehendaki Allah.

Mengimani dan mengikuti Tuhan Yesus Kristus, berarti menyadari bahwa kita ini adalah sungguh-sungguh milik Tuhan, bukan yang lain. Kita bukan milik diri kita sendiri apalagi si Iblis. Sebagai kepunyaan Tuhan kita dibimbing untuk tiba pada kebaikan yang sejati. Palungan dan Salib Kristus terus mengingatkan kita dengan sungguh-sungguh untuk tekun melakukan apa yang baik, sebab dengan jalan kebaikan yang dirintis Kristus itu, kita akan menemukan selamat yang sejati dalam hidup kita.

Dunia kita tidak selalu cerah dan ceria. Acap kali suram dan murung melanda. Tetapi kita percaya bahwa kita tidak pernah ditinggalkan sendirian. Natal Kristus menjadi peringatan yang suci bagi kita bahwa selalu ada harapan mewujudkan apa yang baik. Jalan keluar selalu ada. Mungkin tidak selalu kita menemukannya segera. Namun percayalah, Allah beserta kita. Imanuel. Hikmat ilahi dalam pengajaran Kristus akan terus memurnikan dan melahirkan sukacita bagi diri kita untuk mengenali, mencermati, mengolah dan mengambil tindakan yang bijak dan bajik dalam setiap langkah hidup, sampai tiba saatnya kecerahan dan keceriaan datang menyergap.

Terima kasih ya Allah, karena Engkau tidak membiarkan apapun dan siapapun mencuri diri kami. Dalam hadir-Mu yang kentara melalui Kristus kami selamat. Dengan kekuatan kuasa Roh-Mu, kami akan dimampukan menjadi bijak dan bajik, melakukan apa yang baik. Amin.