Tuhan sayang sekali kepada kita. Ia mengutus hamba-hambanya untuk membuat diri kita menjadi semakin baik. Apa-apa yang tidak berguna bagi diri kita dibersihkan. Jika kejahatan dosa diibaratkan seperti situasi kita yang berada dalam kegelapan, maka nasihat Tuhan menjadi seperti terang yang menolong kita untuk keluar dari keburukan hidup.
Tuhan bukan saja mengutus hamba-hamba-Nya untuk menolong kita. Karena anugerah-Nya yang berlimpah, Ia juga akan menguatkan kita menjadi hamba-hamba-Nya yang melanjutkan karya pertolongan-Nya melalui kehadiran diri kita kepada orang-orang lain yang membutuhkan pertolongan. Tuhan menghargai setiap keunikan diri kita dan dalam rencana serta kehendak-Nya itu semua akan mendatangkan manfaat bagi diri kita dan sesama ciptaan.

Untuk menjadi hamba-hamba-Nya yang melanjutkan karya kebaikan Tuhan memang tidak mudah. Sebab kecenderungan setiap orang adalah berbuat kejahatan. Belum lagi ada peristiwa-peristiwa di luar kemampuan kita yang acap kali menjadi hambatan. Tetapi kita harus selalu mengingat bahwa yang kita kerjakan sebagai hamba-Nya bukanlah pekerjaan kita seorang diri. Tetapi pekerjaan yang kita lakukan bersama-sama dengan kuasa kasih Tuhan.
Oleh sebab itu di tengah kesulitan kita tetap berharap, di tengah hambatan kita tetap percaya dan di tengah kebencian kita tetap melakukan kasih. Semua karena pertolongan Roh dan hikmat-Nya. Percayalah bahwa Tuhan akan membuat kita selalu peka untuk mengenali jalan kasih-Nya. Tuhan akan membangkitkan kepercayaan diri kita dan memurnikan motivasi diri kita. Sehingga kita siap untuk menyambut kedatangan-Nya kembali dengan menjadi hamba-hamba-Nya yang terberkati dan menjadi jalan berkat bagi sesama ciptaan.
Kami percaya bahwa Engkau setia menjadikan langit dan bumi menjadi baru ya Allah. Kami mau terlibat dan ikut serta bersama-Mu dalam perwujudannya. Kuatkanlah kami selalu. Amin.
