Kita percaya bahwa Roh Kudus memberikan kepada kita masing-masing karunia rohani. Ada beragam karunia rohani. Dengan keragaman itu setiap orang percaya, yang menyadari karunia rohaninya yang unik, dapat bekerjasama dengan yang lainnya sehingga satu sama lain dapat saling mengisi dan membangun.
Pemberian kuasa dari Tuhan berupa karunia rohani, talenta dan kemampuan tentu tidak dimaksudkan berakhir demi pemenuhan kebutuhan diri sendiri saja. Pemberian kuasa dari Tuhan itu menjadi perlengkapan bagi diri kita supaya kita dapat membangun relasi yang saling memberi kebaikan dengan yang lain dan menjadi lega dalam memberikan bantuan di mana perlu.

Salah satu hambatan terbesar untuk menolong orang lain ialah rasa memiliki yang terlalu besar terhadap apa-apa yang kita anggap merupakan keunggulan diri kita. Begitu melekatnya kita dengan apa yang kita pandang unggul itu, dapat saja kemudian kita menjadi serakah dan kehilangan kepedulian terhadap orang lain.
Oleh sebab itu biarlah kuasa Roh Kudus memampukan diri kita supaya kerendahan hati juga bertambah seriring dengan bertambahnya kecakapan kita mengelola talenta yang Tuhan berikan. Sehingga kita selalu sadar, bahwa kuasa yang diberikan Tuhan bagi kita pada dasarnya ialah untuk memberi pertolongan bagi yang lain.
Terima kasih Kristus, atas kuasa kasih-Mu yang sudah Tuhan berikan, sehingga kami mampu memberikan pertolongan kepada yang membutuhkan. Amin.
